Istiqamah

Dalam bahasa sederhana, seberapa kuat kita mampu bertahan dan mempertahankan diri sekuat yang kita mampu. Sebab Allah berkata, “fastaqiimu..”

Tak perlu menjadi orang hebat untuk berbuat hal-hal luar biasa. Namun, menjadilah hebat karena kita konsisten berbuat baik dan benar.

Menjadilah pribadi yang tetap tegak, sediakala, sebagaimana semula. Betapa pun angin bertiup, riuh rendahnya hingga meluluhlantakkan suatu negeri. Tapi senjatanya, engkau masih tetap di sini, masih tetap berdiri dan menjalani hidup seperti biasa.

Fastaqiimu.. menjadilah hidup sebagai orang biasa, karena terbiasa menghidupkan diri atas nama-Nya. Fastaqiimu.. Ya Rabb, kuatkanlah kami..

Dua Kalimat

Ketika diulas tentang pernikahan, maka terbentang olehku dua kalimat sakral yang harus dijaga betul-betul oleh seseorang. Ia bernama suami, dan kalimat itu adalah nikah dan juga talak, yang familiar di telinga kita sebagai cerai. Salah satu cara yang mengakibatkan perpisahaan ikatan suami istri. Di luar itu, ada kalimat khulu’, fasakh, ilaa’, li’an, kematian, hilang dan sebagainya yang tak saya maksud disini.

Continue reading